SLIDE1

LIMA BAHASA CINTA





http://www.flickr.com/photos/jongkyna/4259208880/

Ditengah kesibukan stasiun kereta api di Tokyo, ada ribuan orang yang hilir mudik dalam speed yang tinggi, ditambah keributan yang tidak kalah serunya, saya berjalan dengan cepat, sambil berdesakan menuju peron lain untuk mengambil jurusan ke Gotanda, saya ada janji ketemu teman disana. Tiba-tiba saya mendengar suara,"Aduh ieu mah hese, kumaha bisa kitu?" dilantunkan dalam dialek Sunda yang sangat kental, tiba-tiba suara yang tidak terlalu keras itu menyentak saya, padahal ada banyak keributan lain, tapi bahasa Sunda, bahasa saya, bahasa yang saya kenal dari kecil itu seperti air sejuk ditengah musim panas. Saya segera menjawab, tentunya dengan bahasa Sunda juga ,"Eh saha ieu teh, kumaha damang?" kata2 itu seperti terlontar otomatis sebagai respon dari yang saya dengar. Itulah pengaruh bahasa, kita akan segera bereaksi, untuk bahasa yang kita mengerti.
Cinta adalah sesuatu yang indah, tapi jangan salah, seperti layaknya bunga, cinta dapat berkembang, menjadi indah, tapi cinta juga bisa layu, bahkan kering dan mati.
Cinta harus dipelihara, DR Dorothy Tennov, mengatakan, kalau tidak dipelihara, paling lama 2 tahun cinta akan pudar, layu dan akhirnya mati.
Bagaimana memeliharanya, gunakan bahasa cinta.
Pernah nggak mengalami “stuck” dalam menyatakan rasa sayang anda pada pasangan? Semua cara yang anda tahu sudah dicoba tapi tetap saja anda melihat pasangan anda sepertinya tidak bisa merasa yakin bahwa anda sayang padanya. Hmm… mungkin bahasa cinta pasangan berbeda dengan bahasa cinta anda. Nggak heran, kalau memang bahasanya berbeda, bagaimana bisa “nyambung”? Didalam bukunya Garry Chapman menjabarkan, bahwa ada 5 jenis bahasa cinta atau ada yang menyebutnya juga dengan 5 jenis bahasa kasih, yaitu:

Words of Affirmation (Perkataan Membangun)
Ada beberapa orang yang merasa disayang lewat perkataan. Kata-kata positif, dorongan semangat, dan pujian membuat mereka merasa dicintai. Lidah kita mempunyai kuasa untuk membangkitkan atau menjatuhkan seseorang. Kata-kata yang membangun bukan hanya digunakan saat seseorang sedang “down”, cobalah untuk mengatakan hal-hal yang baik pada orang-orang di sekeliling anda.

Gifts (Pemberian Hadiah)
Dari dulu, gift atau kado selalu diberikan sebagai tanda sayang. Tapi ada orang-orang tertentu yang sangat senang dan merasa dicintai jika mereka menerima pemberian atau kado dari orang yang spesial dalam hidup mereka. Kado yang diberikan bukan untuk menutupi atau menghilangkan kesalahan anda, tapi harus tulus sebagai tanda kasih dan menunjukkan kalau anda ingat akan mereka dan ingin mereka memiliki kado tersebut karena anda mengasihi mereka.

Acts of Service (Tindakan Melayani)
Inilah bahasa cinta dari istri saya, saya suka sekali mengatakan "Aku cinta padamu" seingat saya didalam 27 tahun pernikahan kami, tidak ada satu haripun lewat, tanpa saya katakan "I love you", ya karena bahasa cinta saya WORD OF AFFIRMATION, tapi kata-kata itu bagi istri saya tidak memiliki arti lebih daripada sekedar kata-katak, tidak menyentuh kebutuhan terdalam. Sampai suatu kali, saya secara sengaja menemani istri saya belanja ke Super market.. pertama dia bilang ngga usah deh, karena dia tahu, bahwa itu bukan kebiasaan saya. Tapi saya berkeras ingin menemani, sampai 1,5 jam lebih di dalam tempat belanja, saya tetap bersama dia, saat itu dia kelihatan senang sekali. Waktu selesai, dia cium pipi saya, dan bilang "terima kasih ya". Lalu dia beritahu ke semua anak-anak kami, bahwa hari itu ayahnya sudah menemani dia belanja, dan dia senang sekali. Mengapa, karena bahasa cinta dia adalah TINDAKAN MELAYANI, waktu dia dilayani dia merasa dicintai

Quality Time (Waktu Berkualitas)
Makna dari “quality time” adalah kebersamaan atau togetherness. Di sini, anda diminta untuk memusatkan perhatian. Jika anda sedang berjalan berdua dengan pasangan anda, tapi anda malah sibuk berbicara dengan orang lain di telpon atau ber-sms-an ria, tidak heran jika pasangan anda marah. Fokuskan waktu dan perhatian anda hanya untuk dia. Orang-orang yang mempunyai bahasa kasih berupa quality time biasanya lebih mementingkan waktu kebersamaan yang tidak terbagi dibanding bahasa kasih yang lainnya untuk merasa dicintai.

Physical Touch (Sentuhan)
Sentuhan fisik bisa berupa pelukan, pegangan tangan, belaian di punggung, dan masih banyak lagi. Pelukan bisa membuat orang merasa disayang. Tapi hati-hati karena sentuhan fisik dapat menciptakan atau menghancurkan suatu hubungan. Kita juga harus tahu situasi dan kondisi saat kita mengkomunikasikan bahasa kasih yang satu ini.
Coba deh praktekkan kelima bahasa kasih di atas kepada orang-orang di sekitar anda seperti orang tua, teman, atau pasangan anda. Pelajari bahasa kasih mereka sehingga anda tidak akan bingung lagi bagaimana caranya untuk membuat mereka tahu bahwa anda mengasihi mereka.

OK guys....selamat membangun cinta
Jangan bilang ngga mungkin.
Anda pasti bisa.
Selamat melakukan