SLIDE1

Andreas Nawawi

Berbagi inspirasi dan pengalaman positif.

ENTREPRENEUR - START NOW!

ENTREPRENEUR di Indonesia JAKARTA, 10-10-10 Hingga kini, jumlah entrepreneur di Indonesia hanya 0,18 ..

Tampilkan postingan dengan label MOMEN INSPIRASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOMEN INSPIRASI. Tampilkan semua postingan

10 NASEHAT - ALI BIN ABI THALIB


10 NASEHAT Ali bin Abi Thalib


  1. Dosa terbesar adalah “Ketakutan”.
  2. Rekreasi terbaik adalah “Bekerja”.
  3. Musibah terbesar adalah “Keputusasaan”.
  4. Keberanian terbesar adalah “Kesabaran”.
  5. Guru terbaik adalah “Pengalaman”.
  6. Misteri terbesar adalah “Kematian”.
  7. Kehormatan terbesar adalah “Kesetiaan”.
  8. Karunia terbesar adalah “Anak yang sholeh”.
  9. Sumbangan terbesar adalah “Partisipasi”.
  10. Modal terbesar adalah “Kemandirian”.


LORD, WON'T YOU BUY ME A MERCEDES BENZ





Kalau saja kita tahu apa yang akan membuat kita bahagia, maka perjalanan hidup kita tidak akan berakhir dengan sia-sia.
MALAM ITU PENONTON MEMBLUDAK, MEMBANJIRI KONSERNYA, MEREKA MENYANJUNG, MEMUJI, TER-KAGUM2, BAHKAN MENANGIS, MEMUJA DIA.
Janice Joplin seorang Lady Rocker kelas dunia, mengguncang konser tunggalnya, KHUSUSNYA SAAT DIA MENYANYIKAN LAGU,”LORD, WON’T YOU BUY ME A MERCEDES BENZ” penonton makin histeris. Konser ditutup dengan teriakan dan tepuk tangan yang nyaris meruntuhkan gedung pertunjukan. Esok paginya semua pengagumnya terkejut, ketika mendengar Janice Joplin, mati bunuh diri. JANICE DITEMUKAN MATI BUNUH DIRI DENGAN SECARIK KERTAS BUNYINYA…. APAKAH HANYA SEGINI SAJA PENGHARGAAN YANG KUTERIMA… SETELAH PERJUANGAN YANG PANJANG DAN SULIT?
Banyak pengagumnya heran, mereka pikir Janice sudah mendapatkan apa yang semua orang memimpikannya. Nama tenar, cantik, kaya raya, dikagumi dan sebagainya.
Kalau saja Janice tahu apa yang membuat dirinya bahagia, maka tragedi itu tidak akan terjadi. Dalam satu kesempatan pernah dibuat riset pada orang-orang yang berusia 90 tahun keatas. Mereka diminta menjawab pertanyaan, kalau mereka boleh kembali muda, apa yang akan mereka lakukan supaya hidup mereka bahagia.
Dari semua jawaban yang masuk, dipilih yang terbanyak dan ternyata didapat adalah sbb,
  1. Kalau bisa muda lagi, maka saya percaya pada Tuhan dan hidup sesuai dengan kehendak-Nya.
  2.  Saya akan mengasihi dan hidup rukun dengan keluarga juga dengan mereka yang ada disekitar saya.
  3. Saya akan bekerja yang hasilnya dapat berguna buat keluarga saya, juga bagi mereka yang ada disekitar saya, seperti lentera ditengah kegelapan.

Indah bukan... supaya kita jangan menyesal dikemudian hari, mengapa tidak kita lakukan sekarang. Why wait? Do it now.


KEMARAHAN




Ada banyak cara untuk memotivasi seseorang atau sekelompok orang dan salah satunya adalah melalui KEMARAHAN. Menarik bukan, banyak dari kita tidak tahu, bahwa marah dapat membangkitkan kesatuan ataupun semangat untuk bertanding, bekerja ataupun bertempur.
Marah adalah emosi yang digunakan oleh pembicara-pembicara untuk memukau pendengarnya. Marah seorang jenderal digunakan untuk membangkitkan semangat juang seluruh tentaranya. Marah seorang manajer, menegaskan kembali standar keunggulan mutu satu perusahaan.
Pada suatu acara wisuda di satu sekolah militer di Inggris, Winston Churchill menyampaikan pidato sambutannya, dengan suara dan emosi yang tinggi, dia katakan, ”Never…never…never…never and never give up” hanya itu pidatonya. Sepertinya Winston Churchill marah pada keadaan dimana Inggris sedang terpuruk… pidato itu akhirnya membangkitkan semangat juang Inggris.
Memang perlu diakui KEMARAHAN bila digunakan dalam suasana yang tidak tepat, bisa mengundang perpecahan dan kekecewaan bagi orang yang menjadi korban.
Dari banyak penelitian didapatkan kesimpulan, kemampuan mengelola marah dengan baik, berbanding lurus dengan kedewasaan seseorang.
Jadi MARAH yang berdampak baik itu, harus lahir dari pribadi yang dewasa, yang mampu mengendalikan emosinya, sehingga dapat membangkitkan emosi positip dan semangat juang yang tinggi. Aneh tapi nyata.

Bersama dengan saya Andreas Nawawi.



ARTIKEL INI MERUPAKAN TULISAN DARI APA YANG DISAMPAIKAN PADA ACARA “MOMEN INSPIRASI” RADIO PELITA KASIH.